Abstract

SMK Negeri 8 Palembang merupakan instansi pemerintah yang bergerak dipendidikan dimana jumlah siswa mencapai 1020 dari gabungan 6 jurusan, SMK Negeri 8 Palembang menawarkan program beasiswa kepada siswa/siswi yaitu program beasiswa bagi siswa yang tidak mampu dan berprestasi, program beasiswa tersebut pihak sekolah masih mengalami kesulitan menentukan siapa siswa/siswi yang berhak mendapatkan beasiswa tersebut karena pengumpulan data masih manual sehingga dapat memakan waktu yang lama dalam menentukan sipenerima beasiswa tersebut. Oleh sebab itu dibutuhkan implementasi system penunjang keputusan untuk membantu sekolah tersebut dalam mengambil keputusan dalam penentuan siswa/siswi yang benar-benar berhak untuk mendapatkan beasiswa tersebut. Metode yang digunakan dalam penentuan beasiswa tersebut menggunakan metode AHP (Analytical Hierarcy Proces) dalam penentuan beasiswa tersebut memiliki kriteria penilaian yaitu : pendapatan orang tua, tanggungan orang tua, status orang tua, prestasi dan kepemilikan rumah. Dalam penentuan nilai kriteria akan diberikan nilai pembobotan yaitu nilai maksimal tertinggi 5 dan nilai minilal 1, hasil yang diperoleh dari perhitungan tersebut yaitu rasio < 0.1 dari nilai rasio tersebut maka siswa layak mendapatkan beasiswa. Dengan adanya metode AHP tersebut dari nilai hasil rasio maka data yang diperoleh lebih akurat.